BOY SAHARA Sadar Persaingan di Blantika Musik Dangdut di Tanah Air Semakin Ketat

JAKARTA, ARTIS6.COM ■ Tak bisa dipingkiri bahwa sejak lima tahun belakangan ini, imej blantika musik dangdut kembali semakin mencuat dihadapan publik penggemarnya. Juga tak salah jika dangdut benar-benar disebut sebagai ‘musik rakyat’ alias khas masyarakat Indonesia. Jutaan pecintanya yang tersebar di seluruh antero negeri.

“Yang jelas, saya melihat bahwa peranan media televisi begitu kuat dan besar. Dangdut kembali mengalami masa hits, bakal sudah diwakili generasi dari seluruh penjuru Tanah Air. Simak saja ajang kompetisi dangdut, banyak muncul penyanyi dangdut dari daerah-daerah pelosok,” tegas Boy Sahara, penyanyi dangdut profesional itu kepada ARTIS6.COM, Kamis (23/2/2020).

Oleh karenanya, pedangdut kelahiran kota Boyolali (Jawa Tengah), kondisi tersebut bakal melahirkan persaingan ketat di antara sesama penyanyi. Baik itu untuk di panggung-panggumg show maupun jalur rekaman. Sebagai penentu kesuksesan, tentu saja kembali pada minat masyarakat itu sendiri.

“Pokoknya, peluang untuk cepat populer begitu besar. Namun untuk mendapatkannya, nggak seperti membalikan telapak tangan. Sebab, jadi penyanyi dangdut itu, butuh skill khusus dan pesona penampilan yang bikin masyarakat penggemar kepincut,” ucap Boy Sahara, lagi.

Diakui pelantun tembang hits ‘Ratu Buaya’, ‘Aku Meriang’ dan ‘Penghalang Rindu’ satu ini, dirinya selalu optimis untuk dunia profesinya yang dilakoni. Sebab, menurutnya, selama ini selalu dapat job show. Tak hanya untuk ke sejumlah daerah, tapi juga di kafe-kafe dangdut berkelas di Ibukota.

Namun saat disinggung soal persaingan yang semakin ketat dengan sesama penyanyi dangdut, Boy Sahara bilang nyaris tak bisa dihindari. Namun begitu, ia tetap yakin dan optimis, setiap penyanyi pasti punya penggemar sendiri-sendiri. “Asal kita bisa menjaga kualitas dan performace, pasti akan tetap disukai masyarakat,” ungkap dia seraya menutup obrolannya. ■ [GUYS]

Sejarah Berdirinya Media Online Nasional www.mediapatriot.co.id

Media Online Nasional www.mediapatriot.co.id didirikan oleh Hamdanil Asykar pada tanggal 27 September 2012 di Kota Bekasi Jl. Ir. H. Juanda No.220G Bulak Kapal Bekasi Timur dan Berbadan Hukum PT. GABUSELA (PT. GALIBUMI SEKAR LANGIT).

Namun dengan adanya peraturan baru dari Dewan PERS harus berbadan Hukum PT dibidang khusus Media maka dibuatlah PT baru dengan nama PT. MEDIA PATRIOT NASIONAL

Hamdanil Asykar selaku pendiri sekaligus Pemimpin Redaksi Media Online Nasional www.mediapatriot.co.id sudah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di PWI Bandung Jawa Barat dengan Tingkat Muda dan segera mengikuti jenjang berikutnya yaitu Madya dan Utama sebagai syarat mutlak Pemimpin Redaksi Media Online harus sudah mengikuti UKW sampai tingkat utama.

Nilai DA 57 dan PA 36 media online nasional www.mediapatriot.co.id otomatis mempunyai harga iklan / backlink yang tinggi yaitu Rp.1.200.000,- / Tayang.

Harga Khusus UMKM Hanya Rp.200.000 / Tayang.(Menjelang HUT MPI ke 12)

Menjelang ulang tahunnya yang ke 12 tqnggal 27 September 2024 media online nasional www.mediapatriot.co.id memberikan apresiasi kepada para pengusaha UMKM mendapatkan diskon iklan / backlink mulai dari 10% sampai 90% sehingga bisa memberikan Brand kepada semua UMKM bisa dikenal keseluruh Indonesia bahkan ke mancanegara. (REDAKSI)



Hubungi Redaksi / Bagian Iklan di Whatsapp Center 08999208174

Baca Juga : SEEKOR HARIMAU SERANG DOKTER HEWAN DI TAPSEL (MEDIAPATRIOT.CO.ID)

Baca Juga : KODIM 0504 /JAKARTA SELATAN BERSAMA HIPMI GELAR BAKTI SOSIAL DAN VAKSINASI (BERITAMPI.COM)

Jangan Lewatkan

News Feed